Kebangkitan Yesus: Fakta Sejarah atau Cerita yang Direka?
“Andaikata Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah pemberitaan kami dan sia-sialah juga kepercayaan kamu.” (1 Korintus 15:14). Demikian yang ditegaskan Rasul Paulus menjawab keragu-raguan sebagian orang Kristen di Korintus dua milenia yang lalu.
Walaupun dengan alasan yang berbeda, di bawah bendera rasionalisme yang didukung oleh kemajuan sains, manusia modern atau bahkan pasca-modern kembali mempertanyaan secara kritis tiang utama iman Kristen ini. Apakah Yesus benar-benar mengalami kebangkitan ragawi dari kematian? Apakah kebangkitan Yesus bukan akibat halusinasi murid-murid-Nya setelah impian mereka akan Sang Mesias kandas secara tragis di kayu salib? Bukankah kebangkitan Yesus dapat juga dilihat sebagai hasil dari pertumbuhan legenda yang kerap terjadi seputar tokoh-tokoh besar agama?
Apakah kebangkitan Yesus benar-benar merupakan fakta sejarah? Adakah bukti sejarah yang dapat diuji secara ilmiah? Apakah informasi dalam PB dapat diperhitungkan dari sudut historiografi modern?








